Text
Ketahanan Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal : Konsumsi Pangan dan Status Gizi pada Penduduk Asli di Wilayah Bantaran Sungai dan Non Bantaran Sungai, Kalimantan Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi energi dan status gizi pada rumah tangga penduduk asli yang bermukim di bantaran sungai Mahakam, faktor-faktor sosial-budaya, dan ekonomi yang berhubungan dengan konsumsi pangan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan ratarata konsumsi energi dan protein per orang adalah 2.000,7 kkal dan 71,0 gram dimana tingkat konsumsi energi aktual adalah 100,04% dan tingkat konsumsi protein aktual adalah 136,5%. Nilai tingkat konsumsi energi aktual berada dalam kategori baik ((> 100% dari AKG) dan tingkat konsumsi protein aktual berada dalam kategori baik (> 100% dari AKG). Ketika status gizi anak-anak balita terkait dengan energi tingkat konsumsi rumah tangga, prevalensi gizi buruk berada pada kategori rendah dan defisit untuk tingkat konsumsi energi rumah tangga, dan status gizi yang baik cenderung berada pada kategori cukup dan baik untuk tingkat konsumsi energi rumah tangga. Perkiraan tersebut juga didukung oleh Korelasi Pearson p = 0,0001 dan r = 0,692. Dapat dipahami hubungan keduanya sangat signifikan antara status gizi balita dan tingkat konsumsi energi rumah tangga, sosial budaya, faktor ekonomi yang mempengaruhi konsumsi makanan rumah tangga adalah : kesadaran gizi ibu (p = 0,016), preferensi makanan (p = 0,023), penghindaran makanan (p = 0,000), ketimpangan anggota rumah tangga (p = 0,000), dan tingkat pendapatan rumah tangga (p = 0,001).
| 53 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain